Senin, 18 September 2017

MU Menang 4-0 atas Everton


Manchester United memetik kemenangan telak di pekan kelima Premier League. The Red Devils melibas tamunya, Everton, dengan skor meyakinkan 4-0.

Menjamu Everton di Old Trafford, Minggu (17/9/2017), MU tak diperkuat Paul Pogba yang mengalami cedera hamstring. Posisi Pogba di lini tengah digantikan oleh Marouane Fellaini.

Tanpa Pogba, MU tetap tampil perkasa. Tim tuan rumah unggul 1-0 di babak pertama melalui gol cepat Antonio Valencia pada menit keempat.

Pada paruh kedua, ada tiga gol tambahan yang dicetak MU. Tiga gol itu dibagi rata oleh Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-83, Romelu Lukaku pada menit ke-89, dan Anthony Martial di injury time.

Berkat kemenangan ini, MU kini memimpin klasemen sementara bersama Manchester City. Kedua tim sama-sama mengumpulkan 13 poin dengan selisih gol sama, +14. Jumlah gol dan jumlah kemasukan pun sama. Adapun Everton terpuruk di posisi ke-18 dengan empat poin.

Jalannya Pertandingan

Peluang pertama yang didapatkan MU langsung berbuah gol. Pada menit keempat, Valencia mencetak sebuah gol indah untuk membawa tim tuan rumah memimpin.

Gol ini berawal dari penguasaan bola oleh Nemanja Matic di luar kotak penalti Everton. Matic kemudian mengirimkan bola ke Valencia yang berada di sisi kanan. Tanpa mengontrol bola, Valencia langsung melepaskan tembakan voli yang merobek gawang Everton.

Everton, yang lebih banyak bertahan, punya kans untuk menyamakan skor pada menit ke-21. Umpan silang Cuco Martina disambar Wayne Rooney, tapi arah bola sedikit melebar.

Salah umpan yang dilakukan oleh Michael Keane pada menit ke-26 nyaris berakibat fatal untuk Everton. Bola dikuasai oleh Lukaku, yang langsung berhadapan dengan kiper Jordan Pickford. Beruntung buat Everton, penyelesaian Lukaku melenceng.

Hingga berakhirnya babak pertama, tak ada gol tambahan yang tercipta. MU masih memimpin 1-0.

Babak kedua belum genap berjalan semenit, Everton nyaris menyamakan skor lewat Rooney. Beruntung buat MU, David de Gea dengan sigap mementahkan tembakan jarak dekat mantan rekan setimnya itu.

Memasuki menit ke-64, giliran MU yang nyaris memperbesar keunggulannya. Namun, eksekusi tendangan bebas Juan Mata hanya menghantam tiang gawang.

Everton yang berada dalam posisi tertinggal berusaha meningkatkan daya gedor dengan memasukkan Sandro Ramirez. Manajer Ronald Koeman kemudian juga menurunkan penyerang lainnya, Dominic Calvert-Lewin.

Bukannya menyamakan kedudukan, Everton malah kemasukan lagi saat laga memasuki menit ke-83. Gol Mkhitaryan membuat MU memimpin 2-0.

Gol Mkhitaryan adalah buah dari keteledoran bek Everton, Ashley Williams. Williams salah oper sehingga bola dikuasai Lukaku. Lukaku kemudian memberikan bola kepada Mkhitaryan, yang menuntaskannya menjadi gol.

MU menambah keunggulannya menjadi 3-0 pada menit ke-89. Kali ini Lukaku yang mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan bebas Lukaku memang cuma membentur pagar hidup, tapi bola kemudian dikuasai Matic, yang mengirimkan umpan silang ke mulut gawang. Jesse Lingard mencoba menyundulnya, tapi bola akhirnya mendarat di kaki Lukaku. Tanpa ampun, Lukaku menjebol gawang mantan klubnya.

Tak puas dengan tiga gol, MU memantapkan kemenangannya melalui gol penalti Martial di injury time. Penalti itu didapat tim tuan rumah setelah Morgan Schneiderlin melakukan handball. Martial yang jadi eksekutor dengan dingin memperdaya Pickford.

Susunan Pemain
Manchester United: De Gea; Valencia, Jones, Bailly, Young; Matic, Fellaini; Mata (Herrera 77'), Mkhitaryan (Martial 88'), Rashford (Lingard 61'); Lukaku

Everton: Pickford; Martina, Keane, Williams, Jagielka, Baines; Schneiderlin, Gueye (Calvert-Lewin 76'), Davies (Sandro 66'); Sigurdsson, Rooney (Mirallas 82')

Minggu, 14 Agustus 2016

Zlatan Ibrahimovic di Liga Inggris

Zlatan Langganan Bikin Gol di Laga Debut
Zlatan Ibrahimovic menandai debutnya di Premier League dengan sebuah gol ke gawang Bournemouth. Rupanya Ibrahimovic memang langganan bikin gol di laga debut.

Manchester United mengawali Premier League 2016-17 dengan angka penuh setelah menundukkan Bournemouth 3-1 di Vitality Stadium, Minggu (14/8/2016). Meski menang, MU baru bisa memecah kebuntuannya di menit 40 berkat gol Juan Mata. 

Setelah turun minum, MU menambah dua gol lagin lewat kapten Wayne Rooney di menit 59 dan Ibrahimovic lima menit kemudian. Satu-satunya gol balasan Bournemouth dibuat Adam Smith di menit 69.

Statistik Opta mencatat bahwa, Ibra kini sudah mencetak gol di laga-laga debutnya di Premier League, Serie A, La Liga, Ligue 1 dan Liga Champions.

"Tim tampil bagus. Tadi adalah sebuah laga yang sulit. Di babak pertama, kami belum 100 persen tapi kami memiliki ruang lebih besar di babak kedua dan bisa memainkan permainan kami," ungkap striker MU ini kepada Sky Sports.

"Penting untuk memulai dengan baik. Tidak mudah [berada di liga yang baru]. Segalanya baru untukku, rekan setim, klub, lingkungannya. Aku cuma memainkan permainanku saja. Aku mencoba melakukan pekerjaanku dan membantu tim. Target pertama adalah menang, tapi juga bagus kalau aku mencetak gol."

Setelah meninggalkan Ajax, Ibra hijrah ke Italia dengan bermain di Juventus dan Inter Milan selama lima tahun. Setelahnya, pesepakbola berusia 34 tahun ini ke Spanyol untuk membela Barcelona selama dua musim sebelum kembali ke Italia dengan bergabung AC Milan.

Ibra lantas menjajal Prancis dengan menghabiskan empat musim di Paris St. Germain, sebelum menerima pinangan MU untuk bermain di Inggris. Sedangkan di Liga Champions, Ibra mengawali debutnya bersama Ajax pada 2002.

Gol-gol Zlatan di Laga Debut

Serie A (12/9/2004)
Brescia 0-3 Juventus [1 gol]

La Liga (31/8/2009)
Barcelona 3-0 Sporting Gijon [1]

Ligue 1 (11/8/2012)
PSG 2-2 Lorient [2]

Premier League (14/8/2016)
Bournemouth 1-3 MU [1]

Liga Champions (17/9/2002)
Ajax Amsterdam 2-1 Olympique Lyon [2]

Senin, 08 Agustus 2016

Zlatan Ibrahimovic identik dengan trofi juara


Manchester United mampu meraih trofi Community Shield. Zlatan Ibrahimovic bilang bahwa suatu yang besar di MU sudah dimulai dengan raihan trofi.

Saat melakoni pertandingan di Wembley, Minggu (7/8/2016), MU memetik kemenangan 2-1 atas Leicester City. Mereka pun sukses memenangi trofi pertama musim ini.

Dalam laga itu, MU unggul lebih dulu berkat gol yang diciptakan oleh Jese Lingard di paruh pertama laga. Keunggulan itu buyar saat Jamie Vardy sukses menceploskan bola di menit 52.

Di saat pertandingan tinggal menyisakan tujuh menit waktu normal, Ibrahimovic menjadi pembeda. Dia sukses mencetak gol lewat sundulan kepala.

"Ini terasa menyenangkan. Laga resmi pertama, kami bermain untuk memperebutkan piala, dan kami menjadi pemenang. Ini merupakan trofi ke-31 yang berhasil saya raih. Saya super happy. Semoga kami bisa memenangi lebih banyak lagi dari ini," kata Ibrahimovic di BTSport.

"Ini merupakan pertandingan yang sulit. Kami bermain melawan tim bagus. Mereka sangat kuat. Suatu hal yang besar sedang terjadi di tim kami. Kami memulainya dengan raihan trofi.

"Saya merasa sangat baik. Tim ini fantastis. Ada rekan-rekan tim yang bagus, semangat yang bagus. Pelatih melakukan apapun untuk menang. Ini mungkin menjadi pemain terbesar yang pernah saya bela. Satu lain yang bisa saya bandingkan adalah Milan," imbuhnya.

Senin, 11 Juli 2016

Portugal Raja Eropa 2016


Awalnya, portugal tidak terlalu diunggulkan dalam pertandingan di Stade de france, Paris, Minggu atau Senin dinihari (WIB). Namun, portugal dapat mempermalukan ayam jantan di hadapan pendukungnya.
Pertandingan yang memperebutkan titel penguasa Eropa tersebut berlangsung sengit sejak menit awal. Alhasil, benturan-benturan pun tidak bisa dihindarkan. Menit delapan ronaldo mendapat perawatan menyusul tabrakannya dengan Dimitri Payet.
Menit sembilan, Griezmann nyaris membuka angka bagi tuan rumah. Menerima umpan silang Dimitri Payet, Griezmann langsung melompat untuk menyundul bola. Beruntung Hugo Lloris yang sudah out position masih bisa menepis bola.
Cristiano Ronaldo tidak bisa menyembunyikan kesedihannya setelah dibopong keluar lapangan di menit 18. Ronaldo yang mengalami kontak dengan Dimitri Payet harus kembali mendapat perawatan di pinggir lapangan. Mantan pemain Manchester United tersebut pun terlihat menangis saat keluar lapangan.
Berselang beberapa menit, Ronaldo terlihat kembli kelapangan. Meski jalan dengan terpincang, ia memutuskan untuk melanjutkan permainan. Namun apa daya, Ronaldo tidak bisa lanjutkan dan diganti oleh Ricardo Quaresma.
Prancis kembali mendpat peluang di menit 33. Moussa Sissoko yang mendapat bola di kotak penalti berhasil mengecoh salah satu bek Portugal. Dengan berputar badan, Sissoko langsung melepaskan tembakan keras. Namun lagi-lagi penampilan apik Rui Patricio berhasil menggagalkan usaha tuan rumah.
Tidak ada peluang emas lagi yang tercipta di babak pertama. Hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama, kedudukan masih 0-0.
Bintangnya adalah pemain pengganti Eder. Sepakan kerasnya di menit 109 berhasil menghujam jala gawang Les Bleus – julukan Prancis.
Akhirnya, Timnas Portugal secara mengejutkan menjadi juara di Piala Eropa 2016, setelah Seleccao das Quinas – Julukan timnas Portugal sukses menumbangkan Prancis dengan skor 1-0.